EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

Aparat Penegak Hukum segera tindak tegas 4 orang berlagak jagoan yang keroyok wartawan

BREBES,// eternitynews.id//

Telah terjadi aksi kekerasan yang di sertai intimidasi terhadap jurnalis kembali terjadi. Kali ini, kru media dari MeteorNews menjadi korban penyerangan saat tengah menjalankan tugas jurnalistik untuk menelusuri dugaan peredaran obat-obatan keras daftar Golongan G di wilayah hukum Polres Brebes, pada Kamis (05/02/2026).

Awal Kronologi Kejadian, Peristiwa bermula saat awak media MeteorNews mendatangi sebuah warung yang diduga menjadi titik transaksi obat keras ilegal. Berdasarkan informasi yang di himpun di lapangan, penjual obat tersebut diduga merupakan warga pendatang dari ACEH.

Niat awak media JO untuk melakukan klarifikasi justru langsung disambut dengan kemarahan oleh para penjaga warung tanpa ada pertanyaan.

 

Kemudian, situasi memanas ketika empat orang pria keluar dari dalam warung dengan membawa senjata tajam (sajam) jenis parang. Mereka melakukan intimidasi dan melarang awak media melakukan peliputan.

Intimidasi dan Perusakan. Dalam suasana mencekam tersebut, para pelaku melakukan tindakan anarkis berupa:

a. Perampasan Aset: Para pelaku merampas paksa ponsel milik wartawan di minta untuk menghapus bukti dokumentasi.

b. Penodongan: Awak media sempat ditodong menggunakan senjata tajam agar segera meninggalkan lokasi.

c. Perusakan Kendaraan: Saat kru MeteorNews berusaha menyelamatkan diri ke dalam mobil, tidak sampai di situ para pelaku melempari kendaraan dengan batu. Dan salah satu pelaku membacok kaca mobil belakang hingga pecah berantakan sebelum mobil berhasil melaju pergi. Ucap Jo.

 

Lanjut Jo, Kondisi Korban Beruntung, kru MeteorNews tidak mengalami luka fisik dalam insiden ini karena kesigapan mereka saat melakukan evakuasi mandiri. Namun, kerugian materiil cukup besar dialami akibat hilangnya ponsel sebagai alat kerja dan kerusakan parah pada unit kendaraan operasional. Terangnya.

 

Pimpinan Perusahaan Media MeteorNews mengatakan, kasus ini telah kami laporkan secara resmi ke kasat reskrim, diterima langsung oleh BRIGPOL FIDA SIFAUL ANAM, S.H dan saat ini tengah ditangani oleh Polres Brebes. Pihak kepolisian berkomitmen untuk segera memburu para pelaku kekerasan dan mengusut tuntas praktik peredaran obat keras Golongan G yang diduga menjadi pemicu aksi brutal tersebut.

 

“Kami mengutuk keras aksi premanisme terhadap jurnalis. Kebebasan pers dilindungi undang-undang, dan tindakan kekerasan ini tidak bisa dibiarkan,” ungkap Pimprus.

 

Dan pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan para pelaku untuk segera melapor guna mempercepat proses hukum dan mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

 

(Sarjo pranoto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *