Indramayu, //eternitynews.id//Program pemerintah untuk swasembada hewani demi kesejahteraan rakyatnya sangat di perhatikan baik berbasis pertanian, perumahan juga peternakan dan bantuan lainnya. Akan tetapi niat baik pemerintah itu tidak di barengi dengan perilaku yang menerima bantuan tersebut , seperti halnya yang telah di berikan bantuan ternak sapi pada tahun anggaran 2024 sebanyak 20 ekor pada kelompok tani Mekar sari 2 desa Sidadadi, kecamatan Haurgeulis, kabupaten Indramayu Jawa barat, dan bantuan sapi baru hitungan bulan semua sapi tersebut hilang semuanya karena telah di jual tanpa ada sisa hanya kandangnya saja.

Konfirmasi(2/2/2026) dengan Midi selaku ketua kelompok tani Mekar sari 2 melalui istrinya mengatakan ” pak Midi sedang tidak ada di rumah tadi berangkat dengan temannya entah mau kemana saya tidak tahu tujuannya, kalau mau menanyakan bantuan sapi semuanya tidak ada,maka untuk yang lebih tahu adalah pak Taslim mantan Kuwu silahkan datang saja kesana karena saya tidak bisa memberikan keterangannya ” terangnya.
Hasil keterangan dengan salah satu anggota kelompok tani Mekar sari 2 Taslim menyatakan ” mengenai bantuan sapi program dari pemerintah itu memang benar saya dapat yang seharusnya 6 ekor tetapi yang di berikan cuma 5 ekor di tambah lagi ada uang tebusan per ekornya harus bayar Rp.3.500.000; (tiga juta lima ratus ribu rupiah) ,di kala sapi di pelihara tidak mulus ada kendala yakni yang 4 ekor mati, dua ekor mati karena sakit dan yang dua lagi mati karena ada yang meracuni pakai obat tetes sedangkan yang tersisa 1 ekor dipotong untuk buat kurban. Sedangkan sapi yang ada di ketua dan anggota yang lainnya telah di jual tanpa sisa oleh karena itu saya sangat setuju kalau terkait sapi bantuan dari pemerintah ini di giring untuk di laporkan ke aparat penegak hukum supaya pelanggarannya ada tindakan secara tegas ” jelasnya.
(S.prant)















Leave a Reply