Purwakarta, Jawa Barat – Di penghujung tahun 2025, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, diterpa cuaca yang lebih galau dari anak muda yang lagi PDKT! Dari pagi hingga petang, hujan terus mengguyur, berhenti sebentar, lalu hujan lagi. Begitu terus, kayak hubungan tanpa kepastian!
Kondisi cuaca yang tidak bersahabat ini membuat aktivitas warga Plered jadi terhambat. Para pedagang mengeluhkan sepinya pembeli, petani khawatir tanaman mereka kebanjiran, dan anak-anak sekolah terpaksa harus berjuang menerjang hujan demi menuntut ilmu.
Pimpinan Umum Eternity News, Yahman Efendi, yang kebetulan sedang berada di Plered, ikut merasakan dampak dari cuaca yang tidak menentu ini. “Dari pagi hujan terus, berhenti sebentar, terus hujan lagi. Aktivitas jadi terhambat, kayak hubungan tanpa kepastian! Bikin bingung mau lanjut atau udahan,” keluh Yahman Efendi dengan nada sedikit kesal.
Yahman Efendi menambahkan, cuaca yang tidak bersahabat ini juga berdampak pada kinerja tim Eternity News yang sedang bertugas di Plered. “Mau liputan jadi susah, mau cari berita jadi ribet. Tapi kami tetap semangat, demi menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya untuk masyarakat!” tegas Yahman Efendi.
Meskipun cuaca sedang tidak bersahabat, Yahman Efendi berharap agar masyarakat Plered tetap semangat dan optimis. “Semoga hujan segera reda dan cuaca kembali cerah. Jangan lupa, selalu sedia payung sebelum hujan, dan jangan lupa juga untuk selalu membaca Eternity News!” pesan Yahman Efendi dengan senyum khasnya.
Semoga berita ini bisa menghibur dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi pembaca! Jangan lupa, selalu pantau cuaca dan selalu baca Eternity News! Tentunya 😉
















Leave a Reply