Kab bandung barat eternitynews.id
Musyawarah warga Karang Taruna Desa Jayamekar GAPURA yang digelar di Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan pemuda desa. Kegiatan ini mengusung semangat “Generasi Muda Berkualitas Menuju Indonesia Generasi Emas” dan berlangsung tertib, demokratis, serta penuh partisipasi.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Jayamekar Siti Khoderiah, unsur Babinsa, Ketua Karang Taruna periode sebelumnya Irwan, serta perwakilan pemuda dan pemudi dari seluruh RW se-Desa Jayamekar. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan sinergi antara pemerintah desa, aparat kewilayahan, dan generasi muda.

Musyawarah difokuskan pada pemilihan Ketua Karang Taruna yang baru. Sebanyak empat kandidat maju sebagai calon, yakni Dadang Suhendar, Hasan Basri, Falih Azhar Luqman, dan Bagja Ginanjar. Pemilihan dilakukan melalui mekanisme voting dengan penghitungan suara secara terbuka.
Hasil akhir menunjukkan Hasan Basri sebagai peraih suara terbanyak dengan 11 suara, sekaligus ditetapkan sebagai Ketua Karang Taruna Desa Jayamekar terpilih. Sementara itu, Dadang Suhendar dan Bagja Ginanjar masing-masing memperoleh 5 suara, serta Falih Azhar Luqman meraih 2 suara.

Dalam statemennya usai penetapan, Hasan Basri menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh elemen pemuda desa.
“Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Karang Taruna harus menjadi wadah pemuda yang aktif, solutif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Ke depan, kami akan mendorong program-program nyata, salah satunya pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dan ramah lingkungan di wilayah Desa Jayamekar,” ujar Hasan Basri.
Ia juga menegaskan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi lintas RW agar Karang Taruna tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi mampu berkontribusi langsung terhadap pembangunan sosial dan lingkungan desa.
Melalui musyawarah ini, Karang Taruna Desa Jayamekar diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang solid, inovatif, dan selaras dengan visi pembangunan desa menuju Indonesia Emas.
Dudy
















Leave a Reply