EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

27 Tahun Hidup di Rumah Tak Layak Huni, Kini Tergantikan: Bedah Rumah Polri Hadir di Sumberingin OKU Selatan

Kamis, 25 Juni 2026.

Tangis haru pecah di Desa Sumberingin, Kecamatan Buay Pemaca. Oku Selatan Setelah 27 tahun sejak 1995 tinggal di rumah berdinding lapuk, atap bocor, lantai tanah, satu keluarga penerima manfaat akhirnya menempati rumah baru. Bedah. Total. Layak huni.

Program “Bedah Rumah Polri untuk Masyarakat” dari Polda Sumatera Selatan lewat Polres OKU Selatan menepati janji: Polri hadir bukan cuma jaga Kamtibmas, tapi juga angkat harkat warga.

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Andi Rian Ryacudu Djajadi yang diwakili Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana meletakan Batu pertama . rumah kayu reyot berganti rumah permanen berdinding batu, genteng baru, dan ventilasi sehat.

Kapolres Redi Hartana tegas saat sambutan: Program ini bukti Polri Presisi Presiden Prabowo bukan slogan di kertas.

Rumah yang dibedah memang memprihatinkan. 27 tahun dihuni keluarga yang sama. Hujan bocor, panas pengap, angin masuk dari celah dinding. Anak-anak tidur berdesakan di atas tikar. Warga Sumberingin bilang: “Itu rumah paling memprihatinkan di desa kami”.

Tim Polres OKU Selatan warga TNI perangkat desa bahu membahu. Material datang, tukang kerja gotong royong. Dalam beberapa pekan, rumah impian berdiri.

Penerima manfaat hanya bisa berucap syukur sambil memeluk anak. 27 tahun menahan. 27 hari kerja, rumah selesai.

Warga sekitar juga terharu. Buat mereka, ini bukan sekadar bedah rumah. Ini bukti negara lewat Polri masih ingat orang kecil di ujung Desa Sumberingin, Kecamatan Buay Pemaca.

Program Bedah Rumah Polri untuk Masyarakat di OKU Selatan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo: perkuat pembangunan SDM & kesejahteraan sosial.

Polres OKU Selatan di bawah AKBP I Made Redi Hartana menunjukkan: patroli malam penting, tapi bedah rumah siang hari juga penting. Menangkap penjahat perlu, tapi mencegah keluarga kedinginan juga perlu.

Dari Muaradua sampai Sumberingin, pesannya sama: Polri untuk Masyarakat. Bukan jargon. Tapi paku, semen, dan atap baru yang berdiri kokoh.

Romy Batara 94

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *