MUARADUA, OKU SELATAN
Akses transportasi warga Desa Simpang Sender Tengah, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT) lumpuh total. Jembatan penghubung Dusun 3, Dusun 4, dan Dusun 5 amblas dan runtuh saat dilintas truk, Minggu 14 Juni 2026 sore.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Jembatan yang sudah berumur puluhan tahun itu tidak kuat menahan beban truk roda empat. Akibatnya, badan jembatan ambrol ke sungai dan truk ikut terjatuh. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kepala BPBD OKU Selatan melalui laporan resminya menyebut, putusnya jembatan tersebut memutus total mobilitas warga di tiga dusun. Warga terpaksa mencari jalur alternatif untuk beraktivitas ke pasar, sekolah, maupun ke kebun.
Menindaklanjuti kejadian, tim BPBD bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten OKU Selatan langsung turun ke lokasi. Mereka melakukan survei dan kaji cepat untuk memetakan kerusakan serta merumuskan langkah penanganan darurat.
“Tim sudah di lapangan. Prioritas kami sekarang memastikan tidak ada warga yang nekat melintas dan menyiapkan skema penanganan sementara,” ujar petugas di lokasi.
Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melalui Dinas PUPR menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mengusulkan pembangunan kembali jembatan. Tujuannya agar akses warga dapat segera normal.
Bupati OKU Selatan Abusama, S.H. menegaskan keselamatan warga menjadi prioritas utama. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri melintas di jembatan yang rusak dan mematuhi arahan petugas.
“Kami minta warga bersabar dan mengutamakan keselamatan. Jangan ambil risiko. Pemkab akan berupaya maksimal agar proses penanganan dan pembangunan ulang jembatan ini bisa dipercepat,” tegas Bupati Abusama, Minggu malam.
Pemkab OKU Selatan berharap dukungan seluruh elemen masyarakat agar proses penanganan dampak kejadian ini berjalan lancar dan aktivitas warga dapat kembali normal dalam waktu sesingkat-singkatnya
Romy Batara 94












Leave a Reply