MUARA DUA, OKU SELATAN
Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan resmi menuntaskan kepemimpinan 5 tahun ke depan. Melalui penetapan resmi, DPC PKB OKU Selatan kini dinahkodai Ardiyan Gama, SH sebagai Ketua untuk periode 2026-2031.
Ia didampingi Tisna Buana sebagai Sekretaris dan Misyadin sebagai Bendahara. Susunan pengurus inti “hijau” itu diumumkan lewat ucapan selamat resmi DPC PKB, Kamis, 12 Juni 2026.
Penetapan struktur ini jadi sinyal PKB OKU Selatan tancap gas lebih awal. Dengan tenggat 2029 masih 3 tahun lagi, formasi baru langsung diamanahi tugas: memperkuat mesin partai dari desa hingga kecamatan.
“Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, serta senantiasa membawa kemajuan bagi PKB, masyarakat Kabupaten OKU Selatan dan bangsa Indonesia,” bunyi pesan resmi DPC.
Ardiyan Gama, SH, yang kini memimpin, dikenal berlatar hukum. Kombinasinya dengan Tisna Buana di bidang organisasi dan Misyadin di bidang keuangan diharapkan jadi trio yang saling mengunci.
OKU Selatan dengan basis NU yang kuat selama ini jadi lumbung suara PKB. Tapi Pemilu 2024 menunjukkan peta persaingan makin ketat. Tugas utama pengurus baru:
- Konsolidasi internal Merapatkan barisan PAC dan ranting di 19 kecamatan, dari Pulau Beringin hingga Mekakau Ilir.
- Isu kerakyatan Menguatkan narasi PKB sebagai partai pesantren yang dekat dengan petani kopi Ranau, karet, dan UMKM.
- Kaderisasi Menyiapkan calon-calon muda untuk Pilkada 2030 dan Pemilu 2029.
Pengamat politik lokal menyebut, kecepatan PKB OKU Selatan menetapkan struktur jadi modal penting. “Partai yang komandonya cepat beres, biasanya kerja mesinnya juga cepat. Ini ujian pertama Ardiyan Gama cs,” ujarnya.
DPC adalah “mesin tempur” utama partai di daerah. Dari sinilah rekrutmen caleg, pengawalan kebijakan bupati, hingga program pemberdayaan warga digerakkan. Dengan komando baru, PKB OKU Selatan menargetkan suara PKB tidak hanya bertahan, tapi naik signifikan di 2029.
Kini publik OKU Selatan menanti gebrakan konkret. Bukan hanya spanduk ucapan selamat, tapi program nyata yang menyentuh pasar, sawah, dan pesantren.
Romy Batara 94













Leave a Reply