EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

HELAU Menggema di Jantung Lampung Selatan, Pentas Seni Budaya Jadi Panggung Kebangkitan Identitas Daerah

KALIANDA, Lampung Selatan, Eternitynews.id

Bundaran Tugu Ragom Mufakat akan berubah menjadi pusat kemeriahan budaya pada Jumat (12/6/2026) sore. Dinas Pariwisata bersama Dewan Kesenian Lampung Selatan menggelar Pentas Seni Budaya HELAU, sebuah perhelatan yang tidak sekadar menyajikan hiburan, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan identitas budaya dan semangat kebersamaan masyarakat Lampung Selatan.

Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB hingga malam hari tersebut akan menampilkan berbagai pertunjukan seni mulai dari musik modern, musik tradisi, seni tari, teater pantomim, sastra puisi hingga seni rupa. Seluruh rangkaian kegiatan dibuka gratis untuk masyarakat sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendekatkan seni dan budaya kepada publik. Berdasarkan informasi yang beredar melalui media promosi resmi, kegiatan ini mengusung tema “Seni dan Budaya dalam Harmoni.”

Pentas Seni Budaya HELAU hadir di tengah masifnya program pembangunan karakter daerah yang sedang digalakkan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Program HELAU sendiri merupakan akronim dari Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul, yang kini menjadi gerakan besar pemerintah daerah dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, budaya, dan kehidupan sosial yang lebih baik.

Pengamat budaya menilai kegiatan semacam ini memiliki makna strategis. Di tengah arus modernisasi yang semakin kuat, ruang ekspresi budaya lokal menjadi semakin penting untuk menjaga identitas daerah. Pentas seni bukan hanya ajang pertunjukan, melainkan sarana regenerasi budaya agar nilai-nilai lokal tetap hidup di kalangan generasi muda.

Lebih jauh, penyelenggaraan acara di ruang publik seperti Bundaran Tugu Ragom Mufakat menunjukkan upaya pemerintah mengembalikan fungsi ruang kota sebagai pusat interaksi sosial masyarakat. Dengan menghadirkan seni langsung ke tengah warga, pemerintah berupaya membangun kedekatan emosional antara masyarakat dengan warisan budaya yang dimiliki daerahnya.

Di sisi lain, kegiatan ini juga diproyeksikan mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif lokal. Kehadiran pelaku seni, komunitas budaya, pelaku UMKM hingga masyarakat umum berpotensi menciptakan perputaran ekonomi yang positif. Efek berganda dari kegiatan budaya sering kali tidak hanya dirasakan oleh seniman, tetapi juga oleh pedagang, pelaku usaha kecil, hingga sektor pariwisata daerah.

Momentum Pentas Seni Budaya HELAU menjadi semakin penting karena berlangsung di tengah berbagai program HELAU yang sedang digelorakan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sepanjang 2026. Pemerintah daerah menargetkan gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi budaya kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan, memperkuat gotong royong, serta melestarikan nilai-nilai budaya daerah.

Masyarakat Lampung Selatan kini menantikan apakah Pentas Seni Budaya HELAU akan menjadi awal lahirnya agenda budaya rutin berskala besar di daerah tersebut. Yang pasti, pada Jumat sore nanti, Bundaran Tugu Ragom Mufakat tidak hanya menjadi lokasi pertunjukan seni, tetapi juga panggung yang mempertemukan kreativitas, tradisi, dan semangat kebersamaan dalam satu harmoni bernama HELAU Lampung Selatan.

(Syrm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *