EternityNews

AKTUAL FAKTUAL EDUKATIF

Tiga Tewas, Delapan Korban Lain Luka-Luka dalam Kecelakaan Maut di Tol Bakter KM 102

LAMPUNG SELATAN – Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter). Sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi BE 1856 ANN menabrak bagian belakang truk Toyota Colt Diesel D 8390 XJ di KM 102 Jalur B wilayah hukum Polres Lampung Selatan, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Insiden tragis tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan delapan lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Toyota Avanza yang dikemudikan Doni Febriano (51) melaju dari arah Terbanggi Besar menuju Bandar Lampung melalui lajur cepat. Saat tiba di KM 102 Jalur B, kendaraan diduga berpindah ke lajur lambat dan dalam waktu singkat menabrak bagian belakang truk Colt Diesel yang sedang melaju di depannya.

Benturan keras tak terhindarkan. Bagian depan Avanza hancur akibat menghantam bak belakang truk. Kerasnya tabrakan menyebabkan kendaraan penumpang tersebut terbalik di badan jalan tol. Sementara truk Colt Diesel tetap berada di jalur lambat dengan kerusakan yang relatif lebih ringan.

Petugas kepolisian, dibantu pengelola jalan tol, segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan pengamanan arus lalu lintas. Proses penanganan berlangsung hingga dini hari mengingat banyaknya korban yang harus dievakuasi serta kondisi kendaraan yang mengalami kerusakan parah.

Data yang dihimpun menunjukkan tiga orang penumpang Toyota Avanza meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Korban meninggal masing-masing bernama Surminadi (43), Joko Widodo (27), dan Parjo (41). Ketiganya merupakan warga Jalan Nusantara, Gang Murni, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung. Selain korban jiwa, empat orang mengalami luka berat dan empat lainnya mengalami luka ringan sehingga total korban dalam peristiwa ini mencapai sebelas orang.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor kelelahan pengemudi, kurangnya jarak aman, maupun faktor teknis kendaraan.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya para korban dalam peristiwa kecelakaan ini. Saat ini Satlantas Polres Lampung Selatan masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap seluruh fakta di lapangan,” kata Yuni.

Menurutnya, hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi jalan tol saat kejadian berada dalam keadaan baik. Jalan berpermukaan rigid beton, jalur lurus, cuaca cerah, serta tidak ditemukan kerusakan fasilitas jalan yang dapat menjadi pemicu kecelakaan. Temuan ini mengarahkan penyelidikan pada faktor manusia dan kondisi kendaraan yang terlibat.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat tingginya risiko kecelakaan di jalan tol akibat kelalaian sesaat. Pada kecepatan tinggi, kesalahan kecil seperti kurang menjaga jarak aman atau hilangnya konsentrasi dapat berujung fatal. Karena itu, Polda Lampung mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi batas kecepatan, menjaga fokus berkendara, serta memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.

“Kami berharap masyarakat semakin disiplin dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan, baik di jalan arteri maupun jalan tol. Keselamatan tidak boleh menunggu adanya operasi kepolisian, tetapi harus menjadi kebutuhan dan kesadaran bersama,” tegas Yuni.

Hingga kini, Satlantas Polres Lampung Selatan masih mengumpulkan keterangan saksi, mengamankan barang bukti kendaraan, dan melakukan analisis mendalam guna memastikan penyebab pasti kecelakaan maut yang merenggut tiga nyawa tersebut.

(Syrn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *