MUARADUA
Media cetak Nasional
Eternity News
Ruang Kerja Bupati OKU Selatan tak biasa Rabu pagi, 3 Juni 2026. Bupati Abusama, S.H. menerima langsung Pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten OKU Selatan. Bukan sekadar silaturahmi. Pertemuan itu jadi ajang adu gagasan: bagaimana menaikkan kelas kompetensi guru dan mutu pendidikan di Bumi Serasan Seandanan.

Di hadapan Bupati, jajaran Pengurus IGI memaparkan program kerja mereka. Benang merahnya jelas. Pertama, pengembangan profesionalisme guru. Kedua, peningkatan kompetensi di bidang teknologi pembelajaran. Ketiga, dorongan inovasi agar dunia pendidikan OKU Selatan tak tertinggal zaman.

IGI ingin guru melek digital. Mampu meramu kelas yang interaktif. Karena murid hari ini lahir di era serba cepat. Cara mengajar juga harus ikut bergerak.
Bupati Abusama menyambut hangat. Ia tegas mengapresiasi peran IGI. Menurutnya, organisasi profesi guru seperti IGI sudah terbukti ikut mengerek kualitas SDM lewat jalur pendidikan.
“Guru punya peran sangat strategis. Mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing itu tugasnya. Karena itu sinergi pemerintah daerah dan IGI wajib terus diperkuat,” kata Abusama.
Ia memastikan Pemkab OKU Selatan berkomitmen penuh. Dukungan untuk peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan kapasitas guru akan terus dikawal. “Kami sambut baik program yang diinisiasi IGI. Guru adalah ujung tombak pembangunan SDM,” ujarnya.
Ketua IGI OKU Selatan tak kalah antusias. Ia berterima kasih atas sambutan Bupati. Harapannya satu: komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang sudah jalan makin kencang.
Tujuannya sama. Pendidikan OKU Selatan harus berkualitas, inovatif, dan siap menjawab tantangan zaman.
Audiensi berlangsung cair. Penuh keakraban. Tapi isinya padat. Pertemuan ini diharapkan jadi momentum. Titik tolak penguatan sinergi Pemkab OKU Selatan dan IGI.
Hasil akhirnya? Pendidikan yang tidak hanya mengejar nilai, tapi membentuk karakter. Guru yang tidak hanya mengajar, tapi menginspirasi.
Romy Batara 94















Leave a Reply